Spesialis Kedokteran Jiwa Atau Psikiatri

Spesialis Kedokteran Jiwa Atau Psikiatri: Mengulas Tentang Beberapa Jenis Gangguan Mental

Psikiatri merupakan cabang ilmu dalam medis untuk mempelajari dalam terkait diagnosis, pengobatan dan pencegahan pada penderita gangguan mental, emosional dan juga perilaku. Psikiatri terbagi atas 3 diantaranya psikiatri anak dan remaja yang dikhususkan untuk menangani gangguan mental pada usia anak dan juga remaja yang bermasalah tumbuh kembangnya, dengan ADHD, spektrum autisme, gangguan makan dan mood dan skizofrenia. Terdapat juga gangguan usia lanjut atau lansia yang membuat pengobatan melalui pemilihan dan pemberian dosis obat yang sesuai dengan usia penderita. Psikiatri adiksi merupakan penanganan terhadap penderita yang menderita atau lebih gangguan kejiwaan terkait kecanduan. Spesialis kedokteran jiwa atau psikiatri sudah banyak yang dapat membantu permasalahan pasiennya.

Berikut adalah jenis gangguan mental yang dapat dialami diantaranya:

  • Gangguan kecemasan yang merespon situasi tertentu dengan rasa takut dan panik yang menyebabkan tubuhnya berkeringat dan jantungnya berdetak begitu kencang. Hal ini membuat penderita menjalani hidup dengan begitu cemas, takut dan khawatir berlebih.
  • Gangguan suasana hati merupakan kelainan yang melibatkan emosi perasaan seperti sedih, bahagia yang membuat seseorang menjadi bipolar, mengalami depresi panjang dan gangguan musiman yang membuat perubahan suasana hati dan iritabilitasi yang membuat gangguan menjadi derita fisik.
  • Gangguan psikotik yang membuat penderitanya melibatkan kesadaran dan pemikiran yang menunjukkan gejala seperti halusinasi, mendengar suara tanpa ada yang berbicara dan memiliki khayalan yang tidak dapat dilihat oleh orang lain.
  • Gangguan makan yang menggunakan emosi, sikap dan perilaku. Gangguan ini merupakan penolakan terhadap berat badan sehat dan takut terhadap pencitraan diri, makan sebanyak mungkin untuk mengeluarkan makanan yang sebelumnya telah di makan.

Selain itu terdapat gangguan kontrol impulsa dan kecanduan yang ditandai dengan adanya dorongan untuk melakukan suatu hal yang memicu ketegangan untuk meredakan api yang disulut dan akan membuat rasa lega ketika melakukannya. Hal ini menyebabkan penderita menjauh dari tanggung jawab dan hubungan dengan orang lain. Terdapat juga gangguan obsesif-kompulsif yang sering mendorong hal yang tidak diinginkan dan tidak baik masuk dalam pikiran. Hal ini membuat seseorang terganggu misalnya saat berada di rumah sendiri sehingga penderita akan mengunci rapat semua rumah dan pemikiran ini menyebabkan kebiasaan.

Berikut adalah alasan mengunjungi spesialis kedokteran jiwa atau psikiatri:

  • Mengganggu fungsi pribadi sehingga gangguan yang dihasilkan membuat seseorang tidak dapat bekerja atau melakukan aktifitas yang sehari-hari dilakukan, hal ini juga menyebabkan gangguan emosi dan sulit tidur terhadap kondisi lingkungan yang di alami.
  • Mengganggu fungsi sosial karena seseorang akan kesulitan aktif dan berhubungan dengan orang lain. Penderita yang mengalami depresi membuat penderita akan sulit beraktivitas dan malas bertemu serta berbicara.

Alasan lainnya adalah gangguan yang didapatkan berlangsung lama dan membuatnya menjadi penyakit yang menyerang kekebalan tubuh. Biasanya gejala depresi ini berjalan selama 2 minggu dan jika lebih sebaiknya mengunjungi dokter. Banyak pasien yang mengalami gangguan sudah berbulan-bulan dan tahun yang membuat depresi yang dialami semakin meningkat dan mengganggu aktivitasnya.

Jika sudah cukup parah dengan gangguan yang dialami maka spesialis kedokteran jiwa atau psikiatri perlu rawat inap. Hal ini diperlukan jika pasien sudah mulai melukai dirinya, penderita yang tidak mau minum obat dan merawat diri. Perlu dirawat jika penderita sudah melukai orang lain sehingga perlu penanganan khusus bersama dengan keluarga untuk terus mendampingi. Penderita dengan gangguan bukan berarti gila tetapi hanya tidak bisa mengendalikan perubahan senyawa kimia dalam otak.